Tolak Digusur Murah, Warga Duri Pulo Desak Ganti Rugi Layak

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Pusat ( FAKTA MERAH.COM ) – Warga RW 09 Setiakawan, Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, menyatakan penolakan terhadap nilai ganti rugi yang ditawarkan dalam proyek pembangunan jalan tol yang melintasi kawasan permukiman mereka.

Penolakan tersebut disampaikan warga karena menilai nilai kompensasi yang diberikan tidak sebanding dengan harga tanah, bangunan, serta dampak sosial yang harus mereka tanggung akibat proyek infrastruktur tersebut.

Menurut keterangan warga, sebagian besar rumah yang terdampak merupakan hunian lama yang telah ditempati puluhan tahun dan menjadi satu-satunya aset keluarga. Namun, nilai ganti rugi yang ditawarkan dinilai jauh di bawah harga pasar di kawasan pusat kota Jakarta.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga juga mengeluhkan minimnya sosialisasi dari pihak terkait sebelum penetapan nilai ganti rugi dilakukan. Mereka mengaku tidak dilibatkan secara transparan dalam proses penilaian aset, termasuk luas tanah, bangunan, dan nilai ekonomi lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Ketua DPD AWII Provinsi DKI Jakarta Mario Angkat Suara: Ganti Rugi Tol di Duri Pulo Diduga Rugikan Warga

Fatimah salasatu warga rw 09 mengatakan.“Kami bukan menolak pembangunan, tapi kami menolak kalau hak kami tidak dihargai secara layak,” ujar fatimah saat ditemui awak media di lokasi.selasa.16/12/25

Selain soal nilai ganti rugi, warga juga menyoroti belum adanya kejelasan terkait relokasi. Mereka khawatir harus pindah tanpa jaminan tempat tinggal pengganti yang layak, mengingat sebagian warga bekerja dan beraktivitas di sekitar wilayah tersebut.

Warga RW 09 Setiakawan mendesak pemerintah dan pihak pengembang proyek tol untuk membuka ruang dialog dan melakukan peninjauan ulang terhadap nilai ganti rugi. Mereka berharap ada solusi yang adil agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan hak masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengembang jalan tol maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait tuntutan warga RW 09 Duri Pulo tersebut.

( Awaludin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden Instruksikan Daerah dan Libatkan Swasta dalam Perbaikan Jalan
Jalan Nasional Rusak Ancam Keselamatan Warga, Prof Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Instruksikan KemenPU Bersinergi dengan Daerah
Sidang Lanjutan Sengketa UGR Tol Semanan–Sunter, Warga Duri Pulo Tegaskan Tak Tolak Proyek
LAPORAN KHUSUS | Sidang Gugatan Warga Duri Pulo: PSN Tol Semanan–Sunter di Persimpangan Keadilan
Masyarakat di Lingkungan Padel Serpong Utara memberikan Persetujuan
Sidang Perdana Gugatan Warga Duri Pulo, Penolakan UGR Tol Semanan–Sunter Menggema di PN Jakarta Pusat
Warga Duri Pulo Gambir Tolak UGR Tol Semanan–Sunter, Nilai Ganti Rugi Tak Sesuai Harga Pasar
Pembangunan Lapangan Padel di Serpong Utara Dipastikan Sesuai Prosedur dan Disetujui Warga
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden Instruksikan Daerah dan Libatkan Swasta dalam Perbaikan Jalan

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:21 WIB

Jalan Nasional Rusak Ancam Keselamatan Warga, Prof Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Instruksikan KemenPU Bersinergi dengan Daerah

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:53 WIB

Sidang Lanjutan Sengketa UGR Tol Semanan–Sunter, Warga Duri Pulo Tegaskan Tak Tolak Proyek

Senin, 19 Januari 2026 - 07:37 WIB

LAPORAN KHUSUS | Sidang Gugatan Warga Duri Pulo: PSN Tol Semanan–Sunter di Persimpangan Keadilan

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:00 WIB

Masyarakat di Lingkungan Padel Serpong Utara memberikan Persetujuan

Berita Terbaru