Brimob Dikerahkan, Polisi Sapu Bersih Kelompok Pelaku Kerusuhan Kalibata

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (FAKTAMERAH.COM) – Personel Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk melakukan penyisiran pascapengeroyokan yang menewaskan seorang mata elang (matel) serta aksi pembakaran tenda pedagang kaki lima (PKL) dan sepeda motor di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan langkah penyisiran dilakukan untuk mengantisipasi potensi kericuhan lanjutan.
“Ya, kita akan melakukan penyisiran. Kita akan melihat kelompok-kelompok mana yang ada supaya mereka segera bubar. Kami berharap warga masyarakat jangan main hakim sendiri,” ujarnya, Kamis (11/12).

Nicolas menegaskan personel gabungan Polri sudah berada di lokasi untuk mengamankan situasi.
“Personel Brimob Kwitang, Sat Samapta, Direktorat Samapta Polda, Sat Samapta Polres, dan Polsek sudah berada di TKP. Kami mengamankan kawasan ini dan berharap warga tidak lagi khawatir,” katanya.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa perusakan tenda PKL dan pembakaran motor terjadi sebagai buntut dari pengeroyokan yang menewaskan seorang matel.
“Korban ini memiliki sekitar 80 sampai 100 rekan. Mereka datang tiba-tiba, dan meskipun kami sudah mengantisipasi, jumlah mereka yang cukup banyak membuat warung-warung di sekitar lokasi dirusak,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pembacokan Maut di Cengkareng, Polisi Tangkap Pelaku RS dalam Hitungan Jam

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap dua kasus sekaligus: pengeroyokan yang menewaskan satu matel serta aksi perusakan dan pembakaran fasilitas PKL.
“Anggota Reskrim bersama Polda dan Polsek berkolaborasi untuk mengungkap pelaku pengeroyokan sekaligus pelaku perusakan di area ini,” jelas Nicolas.

Kronologi Kejadian Pengeroyokan

Pengeroyokan tersebut terjadi pada Kamis (11/12) sekitar pukul 15.30 WIB. Dua pria berprofesi sebagai mata elang menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menyebut insiden berawal ketika kedua matel menghentikan seorang pengendara motor.
“Sepeda motor diberhentikan oleh para matel ini. Menurut saksi, setelah diberhentikan, tiba-tiba dari mobil lain muncul sejumlah orang yang kemudian turun dan melakukan pemukulan,” jelas Mansur.

Aksi pengeroyokan berlangsung cepat. Para pelaku yang turun dari mobil langsung menganiaya kedua matel tersebut.
“Pengendara mobil itu tidak tahu dari mana datangnya. Mereka turun untuk membantu pemotor yang diberhentikan, lalu memukuli matel itu,” katanya.

Usai pengeroyokan, para pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi. Pemotor yang sebelumnya diberhentikan juga melarikan diri.

( Ridwan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria Ditemukan Meninggal di Tempat Usaha Sablon Angke, Polisi dan Tim Inafis Selidiki Penyebab Kematian
Diduga Terjatuh ke Laut, Pemilik Bagan di Lebak Masih Dicari Basarnas Banten
Kebakaran Tiga Kapal Nelayan di Muara Angke Berhasil Dipadamkan, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar
389 Personel Gabungan Amankan Konser Akbar di Monas, Rekayasa Lalu Lintas Berlaku Situasional
PERUMDAM TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air
21 Sepeda Motor Parkir di Trotoar Depan ITC Kuningan Ditertibkan, Sudinhub Jakarta Selatan Beri Peringatan Tegas
Kapolres dan Kajari Bulukumba Tunjukkan Kekompakan Saat Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga
Kebakaran Rumah di Sunter Jaya Berhasil Dipadamkan, Petugas Cegah Api Meluas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:15 WIB

Pria Ditemukan Meninggal di Tempat Usaha Sablon Angke, Polisi dan Tim Inafis Selidiki Penyebab Kematian

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Diduga Terjatuh ke Laut, Pemilik Bagan di Lebak Masih Dicari Basarnas Banten

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:15 WIB

Kebakaran Tiga Kapal Nelayan di Muara Angke Berhasil Dipadamkan, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:22 WIB

389 Personel Gabungan Amankan Konser Akbar di Monas, Rekayasa Lalu Lintas Berlaku Situasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:20 WIB

PERUMDAM TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air

Berita Terbaru