Diduga Cemari Lingkungan, Pabrik Kerupuk Kulit AKS di Cipondoh Disorot

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang – Aktivitas produksi pabrik kerupuk kulit sapi milik Aji Kulit Sapi (AKS) di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, mendapat sorotan tajam dari warga dan aktivis lingkungan. Pabrik tersebut diduga mencemari lingkungan dengan membuang limbah cair langsung ke aliran kali di bawah Jembatan Maulana Hasanuddin.

Pantauan awak media di lapangan memperlihatkan keberadaan pipa paralon yang menembus turap serta struktur tembok jembatan. Pipa tersebut diduga kuat berasal dari dalam area pabrik dan digunakan untuk membuang limbah hasil produksi kerupuk kulit.

Tak hanya soal pembuangan limbah, keberadaan bangunan pabrik juga memunculkan dugaan pelanggaran administratif. Tidak tampak papan informasi pembangunan yang menunjukkan adanya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Hal ini mengindikasikan bahwa bangunan tersebut kemungkinan belum mengantongi izin resmi dari otoritas setempat.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika dimintai penjelasan mengenai keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), izin PBG, serta sertifikat halal, pemilik usaha tidak hadir di lokasi pertemuan, kantor LSM. Pihak yang mewakili, yakni Ketua RT bernama Leman juga tidak dapat memberikan penjelasan.

Baca Juga:  HUT ke-103 PAM JAYA, Air Bersih Dinilai Fondasi Masa Depan Kesehatan Warga Jakarta.

Ketua LSM, Aceng, membenarkan bahwa bangunan tersebut belum mengantongi izin resmi. Ia menjelaskan, lokasi pabrik berada di dekat jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), yang menyebabkan kesulitan dalam pengurusan izin PBG.

“Izin PBG-nya memang tidak ada. Karena itu lahan dekat SUTET, jadi untuk izin memang tidak bisa keluar,” ujar Aceng saat ditemui di kantornya di Jalan KH Hasyim Ashari, Cipondoh, Rabu (15/10/25).

Aceng juga menegaskan pentingnya peran media dalam mengawal isu-isu lingkungan dan meminta agar pihak manapun tidak menghalangi kerja jurnalistik.

“Silakan diberitakan, itu kan tugas wartawan sesuai tupoksi. Wartawan tidak boleh dihalang-halangi,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, awak media ini masih berupaya mengkonfirmasi pihak pabrik AKS dan otoritas terkait guna memperoleh penjelasan resmi terkait dugaan pencemaran lingkungan dan pelanggaran izin bangunan.

Sisi lain Fadlli Achmads Am biasa dipanggil Bang Empe selaku Ketua Aliansi Wartawan Independen Indonesia (AWII) DPD Provinsi Banten menghimbau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang segera menindaklanjuti pabrik tersebut.

(Team/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Urugan di Petukangan Selatan Disorot, Status Izin dan Pengawasan Dipertanyakan
Kapolsek Tambora Perkuat Sinergi dengan Warga RW 12 Tanah Sereal Lewat Jaga Jakarta+ On The Spot
Cegah Banjir, Pemkot Jakarta Barat Gelar Grebek Lumpur Serentak hingga Akhir Desember 2026
AWII Desak JAMWAS Audit Kejati Banten, 7 Laporan Dugaan Korupsi Dinilai Menggantung
AWII Minta Kejagung Tegaskan, Audit Dugaan Keterlibatan Oknum Kejaksaan di Proyek Pemkot Tangsel
Kapolres Jakbar Sambangi Angke, Dengarkan Aspirasi Warga dan Salurkan Bantuan Lewat Jaga Jakarta+ On The Spot
Satpol PP Jakarta Barat Amankan 10 Jukir Liar di Cengkareng
Semangat Kemanusiaan Mengalir di JNE, Aksi Donor Darah Kolaborasi HSE Security dan PMI Jadi Sorotan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Urugan di Petukangan Selatan Disorot, Status Izin dan Pengawasan Dipertanyakan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Kapolsek Tambora Perkuat Sinergi dengan Warga RW 12 Tanah Sereal Lewat Jaga Jakarta+ On The Spot

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:38 WIB

Cegah Banjir, Pemkot Jakarta Barat Gelar Grebek Lumpur Serentak hingga Akhir Desember 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:12 WIB

AWII Desak JAMWAS Audit Kejati Banten, 7 Laporan Dugaan Korupsi Dinilai Menggantung

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:55 WIB

AWII Minta Kejagung Tegaskan, Audit Dugaan Keterlibatan Oknum Kejaksaan di Proyek Pemkot Tangsel

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB