Dinas LH Bakal Gencarkan Edukasi Pengelolaan Sampah

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, akan menggencarkan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah dari sumbernya.

Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, edukasi ini sebagai salah satu langkah konkret dalam mengantisipasi dampak polusi dan menekan potensi pencemaran mikroplastik di udara serta air hujan.

“Yang paling penting adalah membiasakan masyarakat memilah sampah organik dan anorganik dari rumah,” ujarnya dalam media briefing terkait isu mikroplastik dan fenomena cuaca ekstrem di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/10/2025).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asep mengatakan, pihaknya terus mengembangkan bank sampah dan TPS3R untuk mengelola sampah anorganik, terutama plastik.

Dia menegaskan, program Satu RW Satu Bank Sampah menjadi bukti komitmen Pemprov DKI dalam membangun budaya pengelolaan sampah berkelanjutan di tingkat warga.

“Program ini adalah langkah nyata Pemprov DKI untuk menanamkan budaya mengelola sampah dari sumbernya,” katanya.

Selain pengelolaan sampah rumah tangga, DLH juga terus meningkatkan fasilitas pengolahan skala besar. Asep menyebut, Jakarta telah memiliki fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Bantar Gebang dan tengah menyiapkan fasilitas serupa di Rorotan.

Ke depan, lanjut Asep, Pemprov DKI juga akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai bagian dari program nasional pengolahan sampah menjadi energi.

“Langkah ini untuk mengurangi ketergantungan pada TPA Bantar Gebang dan mendorong pengolahan sampah di dalam kota,” jelasnya.

Baca Juga:  Berkedok Spa, “All You Massage” Diduga Jadi Tempat Prostitusi di Meruya

Dalam waktu dekat, DLH akan meluncurkan sistem early warning system atau peringatan dini untuk memprediksi kualitas udara dan tingkat polusi hingga tiga hari ke depan.

“Dengan sistem ini, masyarakat bisa lebih siap melakukan langkah antisipatif, misalnya mengurangi aktivitas di luar ruangan saat polusi tinggi,” ucapnya.

Terkait praktik pembakaran sampah terbuka (open burning), Asep menegaskan bahwa kegiatan tersebut masih terjadi meski jumlahnya relatif kecil. Pihaknya, kata Asep, terus melakukan penindakan tegas terhadap pelanggaran ini.

“Kami berencana menerapkan sanksi sosial bagi pelaku pembakaran sampah, misalnya dengan menampilkan wajahnya di media sosial Dinas LH. Harapannya, langkah ini bisa memberi efek jera,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembakaran sampah terbuka menghasilkan polutan berbahaya yang bersifat karsinogenik, sehingga masyarakat diimbau untuk menghentikan praktik tersebut.

“Open burning menimbulkan polusi luar biasa. Karena itu kami harap masyarakat bisa menghentikan praktik ini demi kesehatan bersama,” ujarnya.

Selain pengawasan terhadap individu, DLH juga memperketat pemantauan terhadap perusahaan atau industri yang menghasilkan emisi melebihi baku mutu lingkungan.

“Bagi industri yang menimbulkan pencemaran udara, kami wajibkan menambah perangkat pengendali seperti scrubber dan memasang alat pemantau emisi. Bila tetap melanggar, kami beri sanksi administratif, denda, hingga penutupan usaha,” pungkas Asep.

( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satpol PP Jakarta Barat Amankan 10 Jukir Liar di Cengkareng
Semangat Kemanusiaan Mengalir di JNE, Aksi Donor Darah Kolaborasi HSE Security dan PMI Jadi Sorotan
Langsung Tancap Gas! Bang Deni Jadi Ketua LSPI Jaksel, SK dan KTA Disubsidi
Sinergi Tiga Pilar Tambora dan Warga, Kerja Bakti Massal Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman
Berkedok Pijat Keluarga, “Cahaya Bugar VI” Cengkareng Diduga Layani Prostitusi via MiChat, Tarif Capai Rp400 Ribu
Cegah Kriminalitas, Polisi dan Tiga Pilar Intensif Patroli di Tambora
Kapolda Metro Jaya Ingatkan Ormas DKI: Waspada Gangguan Kamtibmas Jelang Idulfitri 2026
Barisan 8 Center Gelar Buka Puasa Bersama Anak Jalanan di Sekolah Bingkai Jalanan Senen Jakarta
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 23:47 WIB

Satpol PP Jakarta Barat Amankan 10 Jukir Liar di Cengkareng

Rabu, 29 April 2026 - 08:05 WIB

Semangat Kemanusiaan Mengalir di JNE, Aksi Donor Darah Kolaborasi HSE Security dan PMI Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026 - 15:04 WIB

Langsung Tancap Gas! Bang Deni Jadi Ketua LSPI Jaksel, SK dan KTA Disubsidi

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:46 WIB

Sinergi Tiga Pilar Tambora dan Warga, Kerja Bakti Massal Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:35 WIB

Berkedok Pijat Keluarga, “Cahaya Bugar VI” Cengkareng Diduga Layani Prostitusi via MiChat, Tarif Capai Rp400 Ribu

Berita Terbaru