Ketua DPD AWII Provinsi DKI Jakarta Mario Angkat Suara: Ganti Rugi Tol di Duri Pulo Diduga Rugikan Warga

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 01:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA PUSAT | FAKTAMERAH.COM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Wartawan Independen Indonesia (DPD AWII), Mario, angkat bicara terkait polemik ganti rugi pembebasan lahan proyek jalan tol di kawasan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, yang dinilai jauh di bawah harga pasar dan menuai penolakan dari warga terdampak.

Mario menilai, penetapan nilai ganti rugi yang tidak mencerminkan harga riil tanah dan bangunan di wilayah perkotaan strategis seperti Duri Pulo berpotensi melanggar prinsip keadilan dan kemanusiaan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur.

“Jika benar nilai ganti rugi yang ditawarkan jauh di bawah harga pasar, maka penolakan warga adalah hal yang wajar dan sah secara moral maupun hukum. Pembangunan tidak boleh mengorbankan hak hidup layak warga,” tegas Mario kepada media, Rabu (…).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kawasan Duri Pulo memiliki nilai ekonomi tinggi karena berada di pusat kota, dekat dengan kawasan bisnis dan pemerintahan. Oleh karena itu, pendekatan ganti rugi seharusnya dilakukan secara transparan, adil, dan partisipatif, bukan bersifat sepihak.

Baca Juga:  Proyek Jembatan Diduga untuk Akses Pabrik, Warga Kampung Rawa Bamban Minta Pemerintah Bertindak Tegas

Mario juga mengingatkan bahwa proyek infrastruktur yang masuk dalam skema Proyek Strategis Nasional (PSN) tidak boleh dijadikan dalih untuk menekan warga agar menerima nilai ganti rugi yang tidak rasional.

“PSN bukan karpet merah untuk menggusur rakyat. Negara wajib hadir melindungi warga, bukan hanya mengejar target pembangunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua DPD AWII mendorong agar pemerintah dan pihak terkait membuka ruang dialog yang jujur dengan warga, melibatkan penilai independen, serta memastikan seluruh proses pembebasan lahan berjalan sesuai peraturan perundang-undangan.

AWII, kata dia, akan terus mengawal isu ini sebagai bagian dari fungsi pers dan kontrol sosial, sekaligus memastikan hak-hak warga tidak terpinggirkan atas nama pembangunan.

Hingga berita ini diterbitkan, warga Duri Pulo masih menyatakan penolakan terhadap nilai ganti rugi dan berharap pemerintah melakukan peninjauan ulang secara menyeluruh.

( Tim Redaksi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027
Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten Rp23,9 Miliar, Ini Lingkup Pekerjaannya.
Warga Kampung Rawa Bamban Minta Jembatan Akses Pabrik Diperiksa
Pembangunan Jembatan di Perbatasan Jakarta–Tangerang Disorot Warga, Pemerintah Diminta Beri Klarifikasi
Brimob Polda Jabar Bantu Pembangunan Jembatan Galumpit di Majalengka
Jalan Rusak di Kali Anyar VI Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Segera Bertindak
GSG Mustika Tigaraksa Rp1,72 Miliar Belum Tuntas, Pengawasan DTRB Dipertanyakan
Proyek SPAL Pabuaran Disorot: Papan Informasi Tak Terpasang, K3 dan Lahan Warga Dipertanyakan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten Rp23,9 Miliar, Ini Lingkup Pekerjaannya.

Selasa, 29 September 2026 - 07:03 WIB

Warga Kampung Rawa Bamban Minta Jembatan Akses Pabrik Diperiksa

Jumat, 25 September 2026 - 23:14 WIB

Pembangunan Jembatan di Perbatasan Jakarta–Tangerang Disorot Warga, Pemerintah Diminta Beri Klarifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 15:59 WIB

Brimob Polda Jabar Bantu Pembangunan Jembatan Galumpit di Majalengka

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB