Legislator PDIP Sidak Proyek Flyover Latumenten, Soroti Dampak Kemacetan Parah di Grogol

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FAKTAMERAH.COM – Proyek pembangunan Flyover Latumenten di kawasan Grogol, Jakarta Barat, memicu kemacetan parah dan keluhan dari warga sekitar. Kondisi tersebut membuat anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek.

Legislator yang akrab disapa Bang Kent itu mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat terkait dampak pembangunan flyover yang menyebabkan penyempitan jalur lalu lintas.

“Banyak warga komplain ke saya. Proses pembangunan ini bikin macet luar biasa karena ada penyempitan jalan,” ujar Kent dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kemacetan tidak hanya disebabkan oleh penyempitan badan jalan akibat proyek, tetapi juga diperparah oleh aktivitas angkutan kota (angkot) yang kerap berhenti sembarangan serta kendaraan truk bertonase besar yang melintas di jam padat.

Baca Juga:  Kerja Bakti Massal, Puing Kebakaran di Jembatan Besi Tambora Mulai Dibersihkan

Kent menilai, perlu ada pengaturan lalu lintas yang lebih optimal selama proyek berlangsung. Ia meminta pihak kontraktor dan instansi terkait untuk berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan serta kepolisian guna mengurai kepadatan kendaraan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sosialisasi yang jelas kepada masyarakat mengenai tahapan pengerjaan proyek dan estimasi waktu penyelesaian, agar warga dapat mengantisipasi rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

“Kita mendukung pembangunan infrastruktur untuk kepentingan masyarakat. Tapi pelaksanaannya juga harus memperhatikan dampak langsung ke warga, jangan sampai terlalu merugikan,” tegasnya.

Hingga kini, proyek Flyover Latumenten masih dalam tahap pengerjaan dengan sejumlah titik mengalami penyempitan jalur yang signifikan. Warga berharap adanya solusi cepat agar kemacetan tidak semakin parah dan aktivitas harian tidak terganggu.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Urugan di Petukangan Selatan Disorot, Status Izin dan Pengawasan Dipertanyakan
Kapolsek Tambora Perkuat Sinergi dengan Warga RW 12 Tanah Sereal Lewat Jaga Jakarta+ On The Spot
Cegah Banjir, Pemkot Jakarta Barat Gelar Grebek Lumpur Serentak hingga Akhir Desember 2026
AWII Desak JAMWAS Audit Kejati Banten, 7 Laporan Dugaan Korupsi Dinilai Menggantung
AWII Minta Kejagung Tegaskan, Audit Dugaan Keterlibatan Oknum Kejaksaan di Proyek Pemkot Tangsel
Kapolres Jakbar Sambangi Angke, Dengarkan Aspirasi Warga dan Salurkan Bantuan Lewat Jaga Jakarta+ On The Spot
Satpol PP Jakarta Barat Amankan 10 Jukir Liar di Cengkareng
Semangat Kemanusiaan Mengalir di JNE, Aksi Donor Darah Kolaborasi HSE Security dan PMI Jadi Sorotan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Urugan di Petukangan Selatan Disorot, Status Izin dan Pengawasan Dipertanyakan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Kapolsek Tambora Perkuat Sinergi dengan Warga RW 12 Tanah Sereal Lewat Jaga Jakarta+ On The Spot

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:38 WIB

Cegah Banjir, Pemkot Jakarta Barat Gelar Grebek Lumpur Serentak hingga Akhir Desember 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:12 WIB

AWII Desak JAMWAS Audit Kejati Banten, 7 Laporan Dugaan Korupsi Dinilai Menggantung

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:55 WIB

AWII Minta Kejagung Tegaskan, Audit Dugaan Keterlibatan Oknum Kejaksaan di Proyek Pemkot Tangsel

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB