Pasca May Day Kondusif, Aktivis dan Mahasiswa Serukan Stabilitas Sosial dan Nilai Intelektual

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktamerah, JAKARTA — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun ini berlangsung aman dan kondusif. Sejumlah aktivis dan pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) pun menyampaikan apresiasi atas situasi tersebut, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga stabilitas menjelang Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

 

Ketua Jaringan Aktivis Jakarta Raya (JARAK), Yusuf Sahala, bersama Ketua BEM Universitas Mpu Tantular, Edwar Sogalrey, serta Ketua BEM Universitas Borobudur, Ricko Yuliansyah, menilai suasana kondusif selama May Day mencerminkan kedewasaan publik dalam menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Mereka juga mengapresiasi peran seluruh elemen, mulai dari buruh, mahasiswa, hingga aparat keamanan, dalam menjaga ketertiban selama peringatan May Day. “Kondisi ini menjadi indikator positif bagi kualitas demokrasi serta ruang partisipasi publik yang sehat,” ujar Yusuf dalam keterangannya.

Baca Juga:  Sidang Lanjutan Sengketa UGR Tol Semanan–Sunter, Warga Duri Pulo Tegaskan Tak Tolak Proyek

 

Meski demikian, ketiganya menegaskan penolakan terhadap segala bentuk tindakan anarkis, provokatif, maupun upaya penunggangan kepentingan yang berpotensi memicu instabilitas sosial. Menurut mereka, tindakan tersebut justru merusak esensi perjuangan buruh serta mencederai nilai demokrasi.

 

Dalam momentum menjelang Hardiknas, mereka mengimbau masyarakat, khususnya mahasiswa dan pelajar, untuk tetap mengedepankan nilai intelektualitas, rasionalitas, dan semangat konstruktif dalam setiap aktivitas.

 

Selain itu, mereka menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial, persatuan, dan kesatuan bangsa sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan di sektor ketenagakerjaan dan pendidikan.

 

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keutuhan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria Ditemukan Meninggal di Tempat Usaha Sablon Angke, Polisi dan Tim Inafis Selidiki Penyebab Kematian
Diduga Terjatuh ke Laut, Pemilik Bagan di Lebak Masih Dicari Basarnas Banten
Roni Maulana Arsy Ajak Wartawan Dukung Sosialisasi Program Sekolah Hybrid Disdik Jabar
SMAN 1 Majalaya Torehkan Prestasi di Tingkat Provinsi, Nasional, dan Kabupaten
Kadishub DKI Berikan Penghargaan kepada Empat Personel yang Gagalkan Dugaan Penjambretan di Setiabudi
Kebakaran Tiga Kapal Nelayan di Muara Angke Berhasil Dipadamkan, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar
389 Personel Gabungan Amankan Konser Akbar di Monas, Rekayasa Lalu Lintas Berlaku Situasional
PERUMDAM TKR Perkuat Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Melalui Penyediaan Air
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:15 WIB

Pria Ditemukan Meninggal di Tempat Usaha Sablon Angke, Polisi dan Tim Inafis Selidiki Penyebab Kematian

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Diduga Terjatuh ke Laut, Pemilik Bagan di Lebak Masih Dicari Basarnas Banten

Senin, 20 Juli 2026 - 07:49 WIB

SMAN 1 Majalaya Torehkan Prestasi di Tingkat Provinsi, Nasional, dan Kabupaten

Senin, 20 Juli 2026 - 07:44 WIB

Kadishub DKI Berikan Penghargaan kepada Empat Personel yang Gagalkan Dugaan Penjambretan di Setiabudi

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:15 WIB

Kebakaran Tiga Kapal Nelayan di Muara Angke Berhasil Dipadamkan, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

Berita Terbaru