JAKARTA BARAT — Pasukan Hijau dari Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah menangani sebanyak 7.898 pohon di delapan wilayah kecamatan sepanjang periode Januari hingga 27 Oktober 2025.
Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, mengatakan pemangkasan dilakukan untuk mencegah potensi pohon tumbang atau patah saat hujan deras disertai angin kencang.
“Pemangkasan kita lakukan berdasarkan hasil monitoring tim di lapangan,” ujar Dirja, Selasa (28/10/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirja merinci, pemangkasan ringan dilakukan terhadap 3.457 pohon, pemangkasan sedang sebanyak 2.374 pohon, dan pemangkasan berat mencapai 1.588 pohon. Selain itu, terdapat 153 pohon ditebang, 155 pohon sempal, serta 211 pohon tumbang yang telah ditangani.
“Pemangkasan terbanyak dilakukan pada bulan Mei dan September 2025, masing-masing sebanyak 932 pohon,” jelasnya.
Dirja mengimbau masyarakat dan pemerintah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan datangnya musim hujan. Ia meminta warga segera melapor jika menemukan pohon yang berpotensi membahayakan.
“Saya minta kalau melihat pohon yang dapat membahayakan segera dilaporkan agar bisa cepat ditindaklanjuti. Warga juga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah ketika hujan atau angin kencang,” tandasnya.
( Awaludin )






