Warga Duri Pulo Bentangkan Spanduk Protes Ganti Rugi Tol Semanan–Sunter

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA PUSAT | FAKTAMERAH.COM — Penolakan warga terhadap nilai ganti rugi proyek pembangunan Jalan Tol Semanan–Sunter kembali mengemuka. Warga RW 09, Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, membentangkan spanduk protes di lingkungan permukiman sebagai bentuk kekecewaan atas kompensasi yang dinilai tidak sesuai.
Dalam spanduk tersebut tertulis, “Harga yg tidak sesuai membuat warga marah! #Tol Semanan Sunter#”. Pesan itu menjadi simbol keresahan warga yang merasa nilai ganti rugi belum mencerminkan harga tanah dan bangunan di kawasan padat penduduk tersebut.
Spanduk terlihat terpasang membentang di atas jalan lingkungan pada malam hari, tepat di tengah permukiman warga. Aksi ini disebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara terbuka kepada pemerintah dan pihak pelaksana proyek.
Warga menegaskan bahwa mereka tidak menolak pembangunan infrastruktur, namun meminta keadilan dan transparansi dalam proses penetapan nilai ganti rugi. Selain nilai ekonomis, warga juga berharap aspek sosial, keberlangsungan tempat tinggal, serta dampak relokasi turut dipertimbangkan.

Baca Juga:  LAPORAN KHUSUS | Sidang Gugatan Warga Duri Pulo: PSN Tol Semanan–Sunter di Persimpangan Keadilan

( Tim AWII/ Redaksi )

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027
Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten Rp23,9 Miliar, Ini Lingkup Pekerjaannya.
Warga Kampung Rawa Bamban Minta Jembatan Akses Pabrik Diperiksa
Pembangunan Jembatan di Perbatasan Jakarta–Tangerang Disorot Warga, Pemerintah Diminta Beri Klarifikasi
Brimob Polda Jabar Bantu Pembangunan Jembatan Galumpit di Majalengka
Jalan Rusak di Kali Anyar VI Dikeluhkan Warga, Pemprov DKI Diminta Segera Bertindak
GSG Mustika Tigaraksa Rp1,72 Miliar Belum Tuntas, Pengawasan DTRB Dipertanyakan
Proyek SPAL Pabuaran Disorot: Papan Informasi Tak Terpasang, K3 dan Lahan Warga Dipertanyakan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Kementerian PU Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten Rp23,9 Miliar, Ini Lingkup Pekerjaannya.

Selasa, 29 September 2026 - 07:03 WIB

Warga Kampung Rawa Bamban Minta Jembatan Akses Pabrik Diperiksa

Jumat, 25 September 2026 - 23:14 WIB

Pembangunan Jembatan di Perbatasan Jakarta–Tangerang Disorot Warga, Pemerintah Diminta Beri Klarifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 15:59 WIB

Brimob Polda Jabar Bantu Pembangunan Jembatan Galumpit di Majalengka

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB