Sambut Tahun Baru 2026, Ketua LBH LMP Susandi.SH.MH Usung Tema “Voice For The Voiceless

- Penulis

Jumat, 2 Januari 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Mengawali fajar pertama di tahun 2026, Lembaga Bantuan Hukum ( LBH ) Laskar Merah Putih (LMP) resmi merilis pesan optimisme yang ditujukan bagi penguatan supremasi hukum di Indonesia.

Momentum pergantian tahun ini dijadikan pijakan strategis bagi LBH Laskar Merah Putih untuk memperkuat dedikasi dalam memberikan pelayanan hukum yang berintegritas dan progresif.

Susandi,SH.MH selaku Ketua LBH Laskar Merah Putih menyampaikan bahwa tahun 2026 akan menjadi tonggak penting dengan mengusung tema “Suara bagi yang Tak Terdengar” (Voice for the Voiceless).

ADVERTISEMENT

google.com, pub-4845885741970817, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tema klasik namun tetap relevan untuk menegaskan dedikasi LBH Laskar Merah Putih dalam menyuarakan ketidakadilan yang dialami rakyat kecil.”

Tema ini diambil sebagai respons terhadap dinamika hukum global dan nasional yang menuntut transparansi serta profesionalisme tingkat tinggi dari para penegak hukum untuk mendengar suara rakyat kecil yang sulit mendapatkan keadilan.

“Memasuki tahun 2026, kami tidak hanya merayakan pergantian kalender, tetapi juga memperbarui janji kami kepada masyarakat dan klien. Fokus utama kami tahun ini adalah adaptasi cepat terhadap regulasi digital terbaru dan penguatan pembelaan hak-hak klien yang didasarkan pada standar etika profesi tertinggi,” ujar Adv. Susandi,SH.MH yang juga sebagai Ketua Umum Perisai Indonesia Bersatu, Kamis (1/1/2026).

Baca Juga:  Polri Sampaikan Perkembangan Penyidikan Dugaan Korupsi dan TPPU, Tetapkan Dua Tersangka

Di tengah pesatnya transformasi teknologi, Adv. Susandi,SH.MH menyadari bahwa tantangan hukum di masa depan akan semakin kompleks, terutama terkait hukum siber, perlindungan data, dan transaksi digital.

Oleh karena itu, LBH Laskar Merah Putih telah menyiapkan tim ahli yang dibekali dengan literasi digital mumpuni untuk memastikan setiap klien mendapatkan kepastian hukum yang adil di era baru ini.

Selain fokus pada aspek legal-teknis, LBH Laskar Merah Putih juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap perkara yang ditangani. Hal ini sejalan dengan visi firma untuk tidak hanya menjadi penyedia jasa hukum, tetapi juga menjadi mitra strategis yang terpercaya dalam mencari keadilan.

“Selamat Tahun Baru 2026 bagi seluruh rakyat Indonesia dan mitra kerja kami. Mari kita melangkah bersama menuju tahun yang lebih cerah, penuh harapan, dan tetap teguh dalam prinsip-prinsip keadilan. Mari tegakkan keadilan bersama kami,” Tegas Susandi.SH.MH yang juga Tim Advokasi Kongres Advokat Indonesia DPD DKI Jakarta.

Melalui komitmen ini, Adv. Susandi,SH.MH berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan iklim hukum yang lebih sehat dan berwibawa di Indonesia sepanjang tahun 2026.

“Suara bagi yang Tak Terdengar” (Voice for the Voiceless), menyuarakan ketidakadilan yang dialami rakyat kecil,” Tutup Susandi.S.H.M.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Middle Ring Road Makassar, Sainal Lonard Klaim Rugi Rp2,75 Miliar dan Tempuh Jalur Hukum
Polda Jabar Paparkan Penanganan 20 Perkara Korupsi, Media Diajak Perkuat Pencegahan dan Kontrol Sosial
PMI di Jepang Asal Nganjuk Dilaporkan, Diduga Gelapkan Dana Pinjaman Bank dan Telantarkan Istri
Diduga Terlibat Pungli, Lima Oknum Dishub Kota Bekasi Diusulkan PTDH
Diduga Langgar PBG, Rumah Kos Enam Lantai di Petojo Terancam Dicabut usai Irbanko Turun Tangan
Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar Tangkap Terduga Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual di Barru
Kuasa Hukum Moratua Gajah Soroti Dugaan Kekeliruan Penerapan UU ITE dalam Laporan Polisi di Polres Dairi
Laskar Arung Palakka Desak Kejati Sulsel Percepat Penanganan Dugaan Korupsi Proyek Pokir Bone
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Sengketa Lahan Middle Ring Road Makassar, Sainal Lonard Klaim Rugi Rp2,75 Miliar dan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Polda Jabar Paparkan Penanganan 20 Perkara Korupsi, Media Diajak Perkuat Pencegahan dan Kontrol Sosial

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:21 WIB

PMI di Jepang Asal Nganjuk Dilaporkan, Diduga Gelapkan Dana Pinjaman Bank dan Telantarkan Istri

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Diduga Terlibat Pungli, Lima Oknum Dishub Kota Bekasi Diusulkan PTDH

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:57 WIB

Diduga Langgar PBG, Rumah Kos Enam Lantai di Petojo Terancam Dicabut usai Irbanko Turun Tangan

Berita Terbaru