DPRD DKI Kawal Relokasi Warga Terdampak Proyek Flyover Latumenten

- Penulis

Jumat, 5 Desember 2025 - 04:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, faktamerah.com – DPRD DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk mengawal proses relokasi warga yang terdampak pembangunan Flyover (FO) Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, memastikan Pemprov DKI menyiapkan skema pemindahan yang manusiawi dan tidak meninggalkan warga tanpa kepastian.

“Relokasi bukan hal mudah, tetapi warga sudah bisa mengosongkan lahan karena Pemprov DKI telah menyiapkan solusi, termasuk opsi rusun. Warga tidak akan ditinggalkan tanpa kepastian,” ujar Kenneth kepada faktamerah.com, Rabu (2/12/2025).

Sebanyak 17 rumah tercatat akan terdampak pelebaran jalan dalam proyek pembangunan flyover tersebut.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenneth meminta pihak kelurahan dan kecamatan segera menerbitkan rekomendasi administrasi agar proses relokasi tidak berlarut. Ia juga menekankan pentingnya pendataan berjenjang melalui RT dan RW.

“Data yang akurat menjadi dasar agar relokasi tertib, tidak tumpang tindih, dan tidak menimbulkan polemik,” tambahnya. Ia juga mendorong Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI segera menyiapkan unit rusun bagi warga terdampak.

Sebelumnya, Pemprov DKI mengumumkan dimulainya pembangunan flyover di Jalan Latumenten, tepat di samping Stasiun Grogol, pada Agustus 2025. Proyek ini menjadi bagian strategi jangka panjang pemerintah untuk mengatasi kemacetan dan memperkuat integrasi moda transportasi publik.

Wali Kota Jakarta Barat saat itu, Uus Kuswanto, menjelaskan bahwa flyover Latumenten dirancang multifungsi, termasuk menghadirkan halte Transjakarta di atas struktur jalan layang.

Baca Juga:  Peringati HUT RI ke-81, Mayjen (P) Saurip Kadi Soroti Pidato Presiden dan Solusi Pembenahan Sistem Kenegaraan

“Flyover ini bukan hanya jalan layang, tapi di atasnya akan disiapkan halte Transjakarta sehingga memiliki fungsi ganda,” ujar Uus dalam konferensi pers, Selasa (15/7/2025).

Flyover sepanjang 380 meter ini merupakan proyek tahun jamak yang ditargetkan rampung pada 2027 dengan anggaran lebih dari Rp300 miliar.

Namun, selama masa konstruksi, arus kendaraan di kawasan padat tersebut dipastikan terdampak signifikan. “Sudah tentu akan terjadi kemacetan pada saat pembangunan, karena mobilitas alat berat dan material,” kata Uus. Ia meminta Dinas Bina Marga melakukan sosialisasi aktif kepada warga untuk meminimalkan dampak di lapangan.

Kepala Subkelompok Perencanaan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga DKI, Mahendra, menambahkan bahwa flyover Latumenten hanya akan digunakan oleh kendaraan pribadi, sementara angkutan umum seperti Transjakarta, Jaklingko, dan KRL tetap melalui jalur bawah. Pejalan kaki juga akan difasilitasi melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan skywalk berbayar dengan sistem tap card, seperti yang diterapkan di Bundaran HI.

Berdasarkan pantauan faktamerah.com pada Jumat (12/9/2025) pukul 16.15 WIB, kemacetan tampak mengular dari simpang Grogol di depan Mal Citraland hingga Stasiun Grogol, mencapai sekitar dua kilometer. Lalu lintas semakin tersendat setiap kali Commuter Line dan kereta bandara melintas dengan interval 3–5 menit.

( Awaludin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GWI Pandeglang Desak Evaluasi Camat Angsana, Transparansi Anggaran Mamin dan Stunting Disorot
DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama TPST Bantargebang, Kompensasi Rp362 Miliar
Urugan di Petukangan Selatan Disorot, Status Izin dan Pengawasan Dipertanyakan
PDAM Kota Tangerang Sambangi Kantor GWI, Bahas Keterbukaan Informasi Publik
Warga Gondrong Keluhkan Aktivitas PT Gamen di Tengah Permukiman, Bang Zeck Desak Pemkot Tangerang
Gedung Rakyat, Proyek Diatur? AWII Bawa Bukti ke Pidsus Kejari Kabupaten Tangerang
Rp50 Miliar untuk Atlet, Agus Sapto: Kok Mobil Mewah dan Renovasi yang Muncul?
Pramono Anung Apresiasi Pers, Sebut Media Punya Peran Penting Mengawal Pembangunan Jakarta
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:55 WIB

GWI Pandeglang Desak Evaluasi Camat Angsana, Transparansi Anggaran Mamin dan Stunting Disorot

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:42 WIB

DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama TPST Bantargebang, Kompensasi Rp362 Miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Urugan di Petukangan Selatan Disorot, Status Izin dan Pengawasan Dipertanyakan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:53 WIB

PDAM Kota Tangerang Sambangi Kantor GWI, Bahas Keterbukaan Informasi Publik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Warga Gondrong Keluhkan Aktivitas PT Gamen di Tengah Permukiman, Bang Zeck Desak Pemkot Tangerang

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB