Gabungan Media dan GWI Desak Polisi Bongkar Aktor Besar Peredaran Obat Keras Daftar G di Pamulang: Jangan Berhenti di Penjual, Kejar Otak Jaringannya!

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan – Keberhasilan aparat kepolisian mengungkap praktik penjualan obat keras daftar G tanpa izin di wilayah Pamulang, Kota Tangerang Selatan, mendapat apresiasi dari Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI). Namun, organisasi pers tersebut menegaskan bahwa pengungkapan itu tidak boleh berhenti pada penangkapan pelaku di tingkat penjual semata.

GWI mendesak penyidik menjadikan kasus tersebut sebagai pintu masuk untuk membongkar jaringan yang diduga berada di balik peredaran obat keras daftar G. Aparat diminta menelusuri alur distribusi secara menyeluruh, mulai dari pemasok, distributor, hingga pihak yang diduga mengendalikan peredaran obat keras ilegal tersebut.

Ketua GWI menilai maraknya penjualan obat keras daftar G tanpa resep dokter merupakan ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat, terutama generasi muda. Karena itu, penanganan perkara harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian. Namun jangan sampai kasus ini berhenti hanya pada penjual. Publik menunggu keberanian aparat untuk membongkar siapa pemasoknya, siapa distributornya, dan siapa aktor utama yang diduga mengendalikan jaringan peredaran obat keras daftar G di wilayah Tangerang Selatan. Semua harus diungkap hingga tuntas,” tegas Ketua GWI.

GWI juga menyoroti temuan stiker bertuliskan atau berlogo “TS” yang ditemukan di sejumlah toko yang diungkap dalam kasus tersebut. Menurut GWI, temuan itu layak didalami karena berpotensi menjadi petunjuk penting dalam mengungkap pola distribusi maupun keterkaitan antarpenjual. GWI menekankan bahwa makna dan keterkaitan stiker tersebut masih perlu dibuktikan melalui proses penyidikan.

Baca Juga:  Kapolda Jabar Sambangi Kejati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Jawa Barat

Selain pengembangan perkara, GWI meminta aparat memperketat pengawasan terhadap toko-toko yang diduga menjual obat keras tanpa izin agar praktik serupa tidak kembali bermunculan.

Sebagai gabungan media dan organisasi pers, GWI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penegakan hukum secara independen dan objektif. GWI berharap pengungkapan kasus ini menjadi awal dari pemberantasan menyeluruh terhadap jaringan peredaran obat keras daftar G, sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terlindungi dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan.

(Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru
Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai
RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan
Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan
Polsek Tambora Respons Aduan Warga Terkait Ancaman Pembakaran Rumah di Pekojan
Tim Tiger Polsek Tambora Amankan Pria yang Diduga Curi Dua Karung Bawang Putih
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Wakapolda Banten Tekankan Penguatan Mental dan Integritas Personel
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Respons Cepat Tim Tiger Polsek Tambora, Motor Curian Ditemukan di Pelelangan Ikan Muara Baru

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Polsek Cisauk Klarifikasi Laporan Dugaan Pengoplosan Gas Subsidi, Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:43 WIB

RDP Sengketa Tanah Jalan Osok Berakhir Tanpa Notulen, Kuasa Hukum Soroti Sejumlah Persoalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kapolres Kuningan Pimpin Apel Operasi Patuh Lodaya 2026, Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Polsek Tambora Respons Aduan Warga Terkait Ancaman Pembakaran Rumah di Pekojan

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB