Polisi Dalami Tiga Kasus Korupsi, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Finalisasi Alat Bukti

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FAKTAMERAH.COM – Penyidik Kortas Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya masih terus mendalami hasil penggeledahan di 12 lokasi yang berkaitan dengan tiga perkara dugaan korupsi, suap, gratifikasi, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Hingga saat ini, penyidik belum mengumumkan identitas tersangka karena proses pembuktian masih berlangsung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa penyidik mengedepankan prinsip kehati-hatian agar penetapan tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti yang lengkap dan memenuhi ketentuan hukum. Menurutnya, proses penyidikan tidak hanya berfokus pada penyitaan barang bukti, tetapi juga pendalaman terhadap keterangan para saksi serta aliran dana yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Sebelumnya, tim penyidik melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang diduga memiliki keterkaitan dengan tiga perkara berbeda. Dalam rangkaian penggeledahan itu, polisi menyita berbagai barang bukti bernilai fantastis, termasuk uang tunai dan aset lain yang kini sedang dianalisis untuk memperkuat konstruksi perkara.

Polri menegaskan bahwa seluruh barang bukti yang telah diamankan akan diuji keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, maupun TPPU. Penyidik juga masih memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan peran masing-masing pihak sebelum menetapkan tersangka secara resmi.

Polda Metro Jaya memastikan perkembangan penyidikan akan disampaikan secara terbuka kepada publik setelah seluruh tahapan pembuktian dinilai cukup. Penetapan tersangka disebut akan diumumkan dalam waktu dekat apabila seluruh unsur pidana telah terpenuhi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

(Sopi Irawan)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Peduli Banten Soroti Perbedaan Pasal Kasus Masjid Sentiong, Minta Penjelasan Polisi dan Jaksa
Dugaan Pencabulan Anak di Malingping Lebak Disorot, Rudiana Minta Polisi Usut Tuntas
Multatuli Justice Law Firm Hadir di Lebak, Buka Layanan Konsultasi dan Pendampingan Hukum
Persoalkan Pemberitaan, Ultra Addiction Center Adukan Kupasmerdeka.com ke Dewan Pers
Ahli Waris Bong Kon Ho Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan Pelaksanaan RUPS Sejak 2006
Polres Serang Terima Informasi GWI Terkait Dugaan Penyimpangan di Sejumlah Instansi
Diberitakan Soal Pemindahan Pasien, Pengelola Ultra Addiction Center Minta Klarifikasi Kupasmerdeka.com
Sejumlah Calon Subkontraktor Mengaku Rugi Puluhan Juta dalam Tawaran Proyek Perumahan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:32 WIB

Aliansi Peduli Banten Soroti Perbedaan Pasal Kasus Masjid Sentiong, Minta Penjelasan Polisi dan Jaksa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Malingping Lebak Disorot, Rudiana Minta Polisi Usut Tuntas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Multatuli Justice Law Firm Hadir di Lebak, Buka Layanan Konsultasi dan Pendampingan Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Persoalkan Pemberitaan, Ultra Addiction Center Adukan Kupasmerdeka.com ke Dewan Pers

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Ahli Waris Bong Kon Ho Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan Pelaksanaan RUPS Sejak 2006

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB