Proyek Sarana Air Bersih di Desa Bojongloa Disorot, Papan Informasi dan Penerapan K3 Dipertanyakan

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, FAKTAMERAH.COM – Proyek pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) yang berlokasi di depan Mushola Nurul Iman, Kampung Cibugel RT 022/RW 002, Desa Bojongloa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan. Pasalnya, hingga hari keempat pelaksanaan pekerjaan, proyek tersebut disebut belum memasang Papan Informasi Proyek (PIP) di lokasi, Sabtu (25/7/2026).

Ketiadaan papan informasi membuat warga tidak dapat mengetahui identitas pelaksana proyek, sumber pendanaan, nilai anggaran, maupun jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik dalam pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran pemerintah.

Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah, informasi dasar mengenai proyek pemerintah pada umumnya wajib disampaikan kepada publik sebagai bentuk transparansi.

ADVERTISEMENT

google.com, pub-7869183682739582, DIRECT, f08c47fec0942fa0

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain persoalan papan informasi, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi proyek juga menjadi perhatian. Sejumlah pekerja mengaku perlengkapan keselamatan seperti helm, rompi, dan sepatu bot tidak selalu digunakan selama bekerja.

Salah seorang pekerja yang ditemui di lokasi mengatakan pekerjaan telah berlangsung sekitar empat hari. Ia mengaku tidak mengetahui nama perusahaan pelaksana maupun identitas pengawas dari instansi terkait.

“Pekerjaan sudah empat hari. Pelaksananya Riki. Kami tidak tahu nama CV maupun pengawas dari dinas. Kami hanya bekerja sesuai arahan,” ujar salah seorang pekerja.

Pekerja tersebut juga menyampaikan bahwa penggunaan perlengkapan K3 disebut hanya dilakukan pada waktu tertentu.

“Helm, rompi, dan sepatu bot kadang dipakai saat dokumentasi saja. Yang disiapkan hanya satu atau dua set untuk difoto sebagai laporan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan konstruksi SAB, sedangkan pekerjaan pengeboran air dikerjakan oleh tim yang berbeda.

Baca Juga:  Sejumlah Calon Subkontraktor Mengaku Rugi Puluhan Juta dalam Tawaran Proyek Perumahan

Atas temuan tersebut, sejumlah pihak meminta Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman (Perkim) Kabupaten Tangerang melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan proyek, termasuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan keterbukaan informasi dan standar keselamatan kerja.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Perkim Kabupaten Tangerang maupun pihak pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait tidak adanya papan informasi proyek serta dugaan minimnya penerapan K3 di lokasi pekerjaan. Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan dan akan memuatnya pada pemberitaan berikutnya sesuai dengan prinsip keberimbangan.

(Red)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Peduli Banten Soroti Perbedaan Pasal Kasus Masjid Sentiong, Minta Penjelasan Polisi dan Jaksa
Dugaan Pencabulan Anak di Malingping Lebak Disorot, Rudiana Minta Polisi Usut Tuntas
Multatuli Justice Law Firm Hadir di Lebak, Buka Layanan Konsultasi dan Pendampingan Hukum
Persoalkan Pemberitaan, Ultra Addiction Center Adukan Kupasmerdeka.com ke Dewan Pers
Ahli Waris Bong Kon Ho Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan Pelaksanaan RUPS Sejak 2006
Polres Serang Terima Informasi GWI Terkait Dugaan Penyimpangan di Sejumlah Instansi
Diberitakan Soal Pemindahan Pasien, Pengelola Ultra Addiction Center Minta Klarifikasi Kupasmerdeka.com
Sejumlah Calon Subkontraktor Mengaku Rugi Puluhan Juta dalam Tawaran Proyek Perumahan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:32 WIB

Aliansi Peduli Banten Soroti Perbedaan Pasal Kasus Masjid Sentiong, Minta Penjelasan Polisi dan Jaksa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Malingping Lebak Disorot, Rudiana Minta Polisi Usut Tuntas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Multatuli Justice Law Firm Hadir di Lebak, Buka Layanan Konsultasi dan Pendampingan Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Persoalkan Pemberitaan, Ultra Addiction Center Adukan Kupasmerdeka.com ke Dewan Pers

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Ahli Waris Bong Kon Ho Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan Pelaksanaan RUPS Sejak 2006

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB