Sinergi Akademis dan Penegakan Hukum, Polda Jabar Gandeng LPPM Unla Luncurkan Posko Pusat Studi Kepolisian

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, FAKTAMERAH.COM – Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Langlang Buana (Unla) melalui peluncuran Posko Pusat Studi Kepolisian serta penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD). Acara seremonial ini dilaksanakan pada Rabu (10/6/2026) bertempat di kampus Universitas Langlang Buana, Bandung. Sinergi ini menandai langkah maju kedua institusi dalam memadukan pendekatan penegakan hukum dan kajian akademis demi merespons dinamika sosial serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Barat.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar), Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi yang mendalam atas terlaksananya kolaborasi ini. Beliau menekankan bahwa Unla memiliki kedekatan historis yang kuat dengan Polda Jabar, mengingat beberapa pendiri universitas tersebut merupakan mantan pejabat teras di lingkungan Polda Jabar. Hubungan emosional dan struktural yang telah mengakar ini dinilai harus terus dibina secara berkelanjutan guna memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Rudi Setiawan memaparkan latar belakang krusial di balik pembentukan pusat studi ini. Mengingat kompleksnya persoalan masyarakat saat ini—mulai dari ketidakteraturan lalu lintas, ketimpangan sosial, kemiskinan, hingga fenomena anarkisme—Polda Jabar menyadari perlunya keterlibatan pihak eksternal. Kepolisian membutuhkan masukan berupa kajian-kajian ilmiah dan rekomendasi yang kuat dari para akademisi Unla yang dikenal kredibel, guna membantu memecahkan berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Barat. Bersamaan dengan peresmian tersebut, diadakan pula FGD yang secara khusus membedah fenomena anarkisme dalam penyelesaian masalah sosial.

Di sisi lain, Dr. Ahmad Johan, S.E., M.M., selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unla sekaligus Kepala Pusat Studi Ilmu Kepolisian, menegaskan bahwa wadah ini menjadi jembatan kemitraan yang strategis. Pusat studi ini diharapkan mampu menjadi referensi utama, baik bagi kalangan akademisi maupun praktisi hukum, untuk menggali lebih dalam mengenai isu-isu kepolisian dan hukum. Melalui forum diskusi yang akan rutin digelar, luaran (outcome) yang ditargetkan adalah lahirnya rekomendasi- rekomendasi berbasis keilmuan yang solutif.

Sebagai informasi kelembagaan, Pusat Studi Kepolisian ini berkedudukan sebagai unit khusus yang berada langsung di bawah supervisi Rektor Unla, dengan koordinasi yang terus terjalin bersama pihak kepolisian. Langkah ini juga menjadi bagian dari implementasi komitmen Unla dalam memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya IKU 6, agar universitas dapat memberikan dampak langsung dan positif bagi masyarakat. Acara peresmian ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara jajaran pejabat Polda Jabar, civitas akademika Unla, serta rekan – rekan media.

 

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Peduli Banten Soroti Perbedaan Pasal Kasus Masjid Sentiong, Minta Penjelasan Polisi dan Jaksa
Dugaan Pencabulan Anak di Malingping Lebak Disorot, Rudiana Minta Polisi Usut Tuntas
Multatuli Justice Law Firm Hadir di Lebak, Buka Layanan Konsultasi dan Pendampingan Hukum
Persoalkan Pemberitaan, Ultra Addiction Center Adukan Kupasmerdeka.com ke Dewan Pers
Ahli Waris Bong Kon Ho Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan Pelaksanaan RUPS Sejak 2006
Polres Serang Terima Informasi GWI Terkait Dugaan Penyimpangan di Sejumlah Instansi
Diberitakan Soal Pemindahan Pasien, Pengelola Ultra Addiction Center Minta Klarifikasi Kupasmerdeka.com
Sejumlah Calon Subkontraktor Mengaku Rugi Puluhan Juta dalam Tawaran Proyek Perumahan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:32 WIB

Aliansi Peduli Banten Soroti Perbedaan Pasal Kasus Masjid Sentiong, Minta Penjelasan Polisi dan Jaksa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Malingping Lebak Disorot, Rudiana Minta Polisi Usut Tuntas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Multatuli Justice Law Firm Hadir di Lebak, Buka Layanan Konsultasi dan Pendampingan Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Persoalkan Pemberitaan, Ultra Addiction Center Adukan Kupasmerdeka.com ke Dewan Pers

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Ahli Waris Bong Kon Ho Gugat PT Sebatin, Persoalkan 2.375 Saham dan Pelaksanaan RUPS Sejak 2006

Berita Terbaru

Jawa Barat

Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:58 WIB

Infrastruktur

Proyek Pipa PAM Jaya di Lubang Buaya Ditargetkan Rampung Januari 2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 08:40 WIB