Kejahatan C3 Turun Drastis Selama Operasi Ketupat Lodaya 2026, Kapolda Jabar: Hasil Kerja Keras Kepolisian

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, FAKTAMERAH.COM – Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar sebagai operasi kemanusiaan untuk pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Jawa Barat menunjukkan hasil positif. Selain berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas, kepolisian juga mencatat penurunan signifikan pada angka kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor).

‎Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, mengatakan sejak awal operasi pihaknya tidak hanya fokus pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat merasa aman dari ancaman kriminalitas selama momentum mudik Lebaran.

‎Menurutnya, Operasi Ketupat Lodaya 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang memiliki dua fokus utama, yakni keselamatan lalu lintas dan keamanan masyarakat dari tindak kejahatan.

‎“Operasi Ketupat Lodaya bukan hanya tentang pengamanan arus mudik dan arus balik. Kami juga menaruh perhatian besar pada upaya menekan kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya C3 yaitu curat, curas dan curanmor,” kata Irjen Rudi dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026)

‎Berdasarkan data yang dihimpun dari Biro Operasi Polda Jawa Barat, jumlah laporan kejahatan C3 selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 tercatat 110 kasus. Angka ini menurun cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

‎Pada tahun 2025 tercatat 240 kasus C3, sedangkan pada tahun 2024 terdapat 189 kasus.

‎“Dari data statistik yang kami evaluasi, terjadi penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran kepolisian di wilayah Jawa Barat,” ujarnya.

‎Secara rinci, pada tahun 2024 terdapat
‎Curas: 18 kasus, terungkap 6 kasus
Curat: 138 kasus, terungkap 50 kasus,
‎Curanmor: 33 kasus serta terungkap 7 kasus

‎Sementara pada tahun 2025 tercatat
‎Curas: 22 kasus, terungkap 5 kasus
‎Curat: 169 kasus, terungkap 53 kasus serta ‎Curanmor: 49 kasus, terungkap 14 kasus

‎Sedangkan pada Operasi Ketupat Lodaya 2026 angka tersebut menurun menjadi Curas: 7 kasus, terungkap 11 kasus, Curat: 81 kasus, terungkap 50 kasus serta Curanmor 22 kasus, terungkap 46 kasus

‎Selain penurunan angka laporan, polisi juga mencatat peningkatan signifikan dalam pengungkapan kasus.

Irjen ‎Rudi mengatakan peningkatan pengungkapan tersebut merupakan hasil dari strategi penguatan patroli serta koordinasi intensif antar satuan reserse kriminal di seluruh wilayah Jawa Barat.

‎“Yang tidak kalah penting adalah peningkatan pengungkapan kasus. Ini menunjukkan respons cepat jajaran reskrim terhadap setiap laporan masyarakat,” ujarnya.

‎Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Hendra Rochmawan mengatakan selain penegakan hukum, kepolisian juga menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat.

‎Salah satunya adalah program “Hilang–Temu” kendaraan, yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban pencurian kendaraan bermotor agar dapat kembali memperoleh kendaraannya setelah berhasil ditemukan oleh polisi.

‎“Sebelumnya Polda Jabar bersama Polres jajaran telah menjalankan program Hilang–Temu kendaraan. Program ini diberikan kepada masyarakat yang menjadi korban curanmor dan kendaraannya berhasil ditemukan oleh polisi,” kata Kombes Hendra.

‎Menurutnya, program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.
‎“Respons masyarakat sangat baik karena mereka bisa kembali menerima kendaraan yang sempat hilang. Program ini juga menjadi bentuk komitmen kami dalam membantu korban kejahatan,” ujarnya.

‎Ia menambahkan program tersebut akan terus dilanjutkan oleh Polda Jawa Barat bersama jajaran Polres di seluruh wilayah hukum.

‎“Program Hilang–Temu ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Asep Supriatna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel faktamerah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditreskrimsus Polda Gorontalo Tindak Dugaan Aktivitas PETI di Gorontalo Utara, Sejumlah Lokasi Dipasang Police Line
Patroli Gabungan Skala Besar, Ratusan Personel Sisir Kota Bandung Dini Hari untuk Antisipasi Kejahatan Jalanan
Polisi Tangkap Terduga Pencuri Motor Milik Teknisi Wi-Fi di Tambora
Polsek Tambora Kembalikan 12 Motor Hasil Pengungkapan Kasus Penyelundupan kepada Pemiliknya
Kapolda Jabar Silaturahmi ke Pussenif TNI AD, Perkuat Sinergitas TNI–Polri Jaga Kondusivitas Jawa Barat
BNNP Jawa Barat Jalin Kerja Sama Luas dengan Yayasan Rehabilitasi Natura Indonesia Ultra Addiction Center dan Puluhan Mitra LRKM Se-Jawa Barat
Polsek Pamulang Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Peredaran Obat Keras, Seorang Terduga Penjual Diamankan
Dugaan Pungli Oknum Satpol PP di Rumah Belajar Masih Diusut, Pemeriksaan Libatkan Tim Gabungan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:46 WIB

Patroli Gabungan Skala Besar, Ratusan Personel Sisir Kota Bandung Dini Hari untuk Antisipasi Kejahatan Jalanan

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:44 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pencuri Motor Milik Teknisi Wi-Fi di Tambora

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:32 WIB

Polsek Tambora Kembalikan 12 Motor Hasil Pengungkapan Kasus Penyelundupan kepada Pemiliknya

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:14 WIB

Kapolda Jabar Silaturahmi ke Pussenif TNI AD, Perkuat Sinergitas TNI–Polri Jaga Kondusivitas Jawa Barat

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:19 WIB

BNNP Jawa Barat Jalin Kerja Sama Luas dengan Yayasan Rehabilitasi Natura Indonesia Ultra Addiction Center dan Puluhan Mitra LRKM Se-Jawa Barat

Berita Terbaru